by

Legenda Sepak bola Argentina Diego Maradona

INFOTOPBOLA.COM – Legenda Sepak bola Argentina Diego Maradona meninggal pada hari Rabu dalam usia 60 tahun di rumah nya di pinggiran Buenos Aires menyusul serangan jantung. Matias Morla, agen lama Maradona, membenarkan kabar tersebut kepada kantor berita bola. Juru bicara Maradona, Sebastian Sanchi, mengatakan dia meninggal hari Rabu karena serangan jantung dua minggu setelah dibebaskan dari rumah sakit di Buenos Aires setelah operasi otak.

Suatu pernyataan dari Asosiasi Sepak Bola Argentina berbunyi: “Asosiasi Sepak Bola Argentina, melalui Presidennya Claudio Tapia, mengungkapkan rasa sakit yang paling dalam atas kematian legenda kami, Diego Armando Maradona. Anda akan selalu ada di hati kami.”

Diego Maradona

Presiden Argentina Alberto Fernandez juga mengkonfirmasi tiga hari berkabung nasional menyusul berita itu. Fernandez memposting foto dirinya di Twitter sambil memeluk Maradona dengan

pesan: “Kamu membawa kami ke tempat tertinggi di dunia. Kamu membuat kami sangat bahagia. Kamu yang terhebat dari semuanya. Terima kasih atas kehadiranmu, Diego. Kami akan merindukan kamu dalam sisa hidup kita.”

Legenda Sepak bola Argentina Disemayamkan Di Istana Presiden

Pemerintah Argentina juga mengonfirmasi bahwa jenazah Maradona akan disemayamkan di markas besar pemerintah Casa Rosada dan dia akan diberi pemakaman kenegaraan.
Selain itu, Liga Sepak Bola Profesional Argentina mengumumkan bahwa turnamen Divisi Pertama saat ini akan mengubah namanya untuk menghormati Maradona.

Dalam sebuah pernyataan, liga Argentina mengatakan: “Untuk mengenang kapten tim nasional Argentina yang tak terlupakan, Copa de la Liga Profesional akan diganti namanya menjadi Copa Diego Armando Maradona” Salah satu momen paling terkenal dalam sejarah olahraga, gol “Tangan Tuhan”, terjadi ketika Maradona yang bertubuh mungil meninju bola ke gawang Inggris selama perempat final Piala Dunia 1986.

Menjelang ulang tahunnya yang ke-60 pada bulan Oktober, Maradona mengatakan kepada majalah France Football bahwa itu adalah mimpinya untuk “mencetak gol lagi melawan Inggris, kali ini dengan tangan kanan.”

Maradona juga memikat penggemar di seluruh dunia selama dua dekade karirnya dengan gaya permainannya yang mempesona. Meskipun reputasinya ternoda oleh kecanduan dan nasib buruknya sebagai pelatih tim nasional, ia tetap diidolakan di Argentina yang gila sepak bola sebagai “Pibe de Oro” atau Anak Emas.

Nomor 10 yang dia kenakan di seragamnya menjadi identik dengannya, seperti yang juga terjadi pada Pele, pemain hebat Brasil yang dengannya Maradona secara teratur dipasangkan sebagai yang terbaik sepanjang masa.

Pensiunan bintang Brasil itu berduka atas kematian Maradona dalam pernyataan singkat yang diberikan kepada Reuters oleh seorang perwakilan. “Pasti suatu saat kita akan menendang bola bersama di langit di atas,” ucapnya.

CONMEBOL, Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan pada Rabu mengumumkan akan menjadwal ulang pertandingan Copa Libertadores antara mantan klub Maradona di Argentina, Boca Juniors, dan Internacional. Pertandingan tersebut sekarang akan dimainkan pada 2 Desember.

Bintang Argentina dan Barcelona Lionel Messi termasuk di antara ratusan pemain yang mengirim pesan untuk mengenang Maradona dan juga belasungkawa kepada keluarganya. Pemain hebat Lakers, Kobe Bryant, yang meninggal pada Januari tahun ini, pernah diwawancarai oleh sebuah stasiun  TV berbahasa Spanyol, dan mengatakan kepada wartawan bahwa Maradona adalah idolanya.

“Saya suka Maradona. Ketika saya masih muda di Italia, saya selalu menonton Maradona saat dia bermain untuk Napoli,” kata pemain hebat NBA, yang menghabiskan tujuh tahun masa kecilnya di Italia. Maradona baru-baru ini berjuang melawan masalah kesehatan dan menjalani operasi darurat untuk hematoma subdural
beberapa minggu lalu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler